Skip to content

EKSTRAKULIKULER

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu kegiatan untuk mengembangkan bakat, minat dan pengetahuan anak untuk berhubungan sosial. Kegiatan ekstrakurikuler yang diberikan di Gaussian Kamil School antara lain:

Bercocok Tanam

Kegiatan bercocok tanam secara langsung melatih rasa tanggung jawab dan cinta tanaman dalam diri anak-anak GKs. Dimulai dari mengolah tanah, memilih, menyemai dan menanam bibit, merawat dan menyirami, hingga saatnya memanen, semua anak-anak GKs ikut berperan. Rasa bangga dan percaya diri mereka juga muncul ketika setelah panen mereka bisa langsung menikmati hasilnya. Sayuran dan buah hasil panen mereka berikan kepada Ibunda untuk dimasak dan dinikmati bersama. Kegiatan tersebut juga akan menumbuhkan rasa suka makan sayur dan buah dalam diri anak-anak GKs.

Bermain Musik Tradisional

Sejak dini, anak-anak GKs dikenalkan dengan alat musik tradisional Indonesia. Salah satunya adalah Angklung. Kegiatan ini dimaksudkan agar anak-anak dapat mengenal dan menghargai budaya Indonesia dengan baik. Sehingga, terdapat keseimbangan antara keseharian mereka di Gaussian Kamil School yang menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan jiwa nasionalisme cinta budaya Indonesia yang kuat yang tertanam sejak dini.

Field Trip

Dalam kesempatan tertentu, anak-anak GKs sesekali diajak berkunjung ke lingkungan sekitar mereka untuk mengamati, mempelajar, dan berkenalan dengan semua hal yang ada di sekitar mereka sesuai tema yang dikenalkan. Melalui kegiatan “field trip” semacam ini, anak-anak GKs akan tumbuh menjadi pribadi yang supel, ramah, dan dapat menghargai serta ikut berperan serta di dalam lingkungan sekitar mereka.

Memasak

Melalui kegiatan “Cooking Class” yang dilakukan 1 kali setiap bulan, anak-anak GKs diajarkan untuk menghargai makanan. Makanan yang dibuat dengan usaha mereka sendiri akan terasa jauh lebih nikmat dan menciptakan rasa bangga terhadap usaha sendiri. Anak-anak juga diajarkan untuk mengetahui bagaimana proses membuat makanan dari menyiapkan bahan, proses memasak hingga mencicipi hasil masakan mereka sendiri. Kegiatan ini juga mengajarkan anak-anak GKs untuk menyukai sayuran, sehingga mereka menjadi suka makan sayur. Adapun, kegiatan memasak ini melatih anak-anak untuk mandiri ketika mereka diarahkan untuk makan sendiri tanpa bantuan guru ataupun orang dewasa.

Menari

Gaussian Kamil School memfasilitasi anak-anak untuk terus berkarya, salah satunya dengan kegiatan menari. Anak-anak diperkenalkan dengan tari kreasi yang menggabungkan seni tradisional dan kontemporer yang disesuaikan dengan kemampuan dan karakter anak usia dini. Melalui kegiatan menari, anak-anak GKs dapat menjaga kebugaran sehingga meningkatkan fleksibilitas dan stamina mereka, yang mana sangat penting di era internet sekarang ini ketika anak-anak usia dini sudah mulai lebih sering berkutat dengan gadget daripada melakukan aktifitas fisik.

Dengan menari, anak-anak GKs menjadi lebih percaya diri dan mampu bekerja sama dalam tim yang akan membantu mereka dalam bersosialisasi. Selain itu, anak-anak GKs akan menjadi lebih fokus dan kreatif serta disiplin, karena dalam kegiatan menari mereka dilatih untuk rutin latihan dan konsentrasi. Daya ingat anak-anak GKs juga dilatih melalui koreografi dalam tarian yang mereka pelajari.

Menggambar dan Melukis

Seni lukis dan gambar menjadi salah satu pilihan ekstrakulikuler yang diberikan kepada anak-anak GKs. Dengan melukis dan menggambar, anak-anak GKs  belajar bagaimana mengekspresikan imajinasi yang mereka miliki. Melalui kegiatan ini, anak-anak GKs dilatih untuk mengekspresikan emosi mereka dan menceritakannya dengan percaya diri kepada orang lain.