“Usia Emas Bagi Anak Di Tengah Pandemi”

Semarang, (23/9) Pendidikan merupakan hak yang wajib dipenuhi oleh setiap orang tua. Semestinya hak pendidikan bagi anak usia 2 sampai 6 tahun harus diberikan dengan menyekolahkan anak di Kelompok Belajar (KB) atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Anak yang bersekolah PAUD mendapatkan pengalaman berharga untuk mengenal lingkungan sekitar dan belajar bersosialisasi dengan orang baru. 

Mengutip pernyataan Ditjen PAUD Kemendikbud, Muhammad Hasbi pada laman Kompas.com menyatakan bahwa peserta didik yang mengikuti PAUD memperoleh stimulus tumbuh kembang yang lengkap karena bukan hanya meningkatkan kecerdasan.

“Perkembangan kecakapan psikis hal ini menjadi momentum emas untuk penanaman karakter pada anak” pungkasnya.

Namun ditengah kondisi pandemi Covid-19 ini membuat sebagian besar orang tua menunda untuk menyekolahkan anak mereka ke PAUD. Karena orang tua lebih memikirkan resiko yang akan ditimbulkan akibat penularan Covid-19. 

Hal ini juga sejalan dengan peraturan pemerintah terbaru yang menunda pembukaan PAUD selama 2 minggu setelah jenjang pendidikan yang lain (SD/SMP/SMA) khusus daerah zona hijau.

Berbeda dengan daerah zona kuning dan merah yang benar-benar melarang pembukaan sekolah. Padahal kondisi anak pada usia dini membutuhkan interaksi dengan lingkungan sekitar dan akses tempat bermain.

Semua orang tua tidak ingin momentum emas pada anaknya lewat begitu saja. Tentu dengan stimulus belajar dari rumah yang tepat kegiatan pendidikan bagi anak tetap dapat terpenuhi meskipun di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Gaussian Kamil School (GKS) dalam pandemi Covid-19 tetap melakukan kegiatan belajar mengajar menggunakan kelas online via Zoom. Pembelajaran melalui video/konten kreatif yang dapat diakses internet sehingga murid dapat berinteraksi dengan teman-teman walau tidak bertatap muka. Disamping itu juga melaksanakan pendampingan langsung (home visit) ke rumah peserta didik PAUD dengan satu guru untuk satu murid.

Setiap        kali      pendampingan             guru-guru        Gaussian Kamil School selalu memperhatikan protokol kesehatan. Tujuan pendampingan untuk memberikan panduan kurikulum belajar di rumah dan koordinasi dengan orang tua ditengah pandemi. (DWK/ASN)